Lampung Timur, bendinews – Proyek preservasi jalan Braja Sakti sampai dengan Sriminosari senilai 55,3 milyar sudah di gelar, sebagian cor beton sebagian lagi di hampar bes a dan pengerukan pinggir atau berm.
Beberapa warga setempat mengeluhkan banyaknya kepulan debu, dampak dari proyek tersebut.

Karenanya warga meminta ada kepedulian dari pelaksana proyek dapat melakukan penyiraman di sepanjang proyek.
Diantaranya, Sugeng warga Desa Braja Indah kecamatan Braja Selebah Kabupaten Lampung Timur, kepada awak media Jumat 16-oktober-2026 siang menyampaikan keluhannya atas aktivitas proyek, debu yang sangat mengganggu.
,”kami masyarakat senang dengan pembangunan jalan, tapi kami berharap pada pelaksana proyek, ataupun pemerintah daerah agar dapat menanggulangi debu, mestinya kan di siram, tapi ini tidak ada penyiraman sama sekali,” keluh warga.
Karenanya, warga meminta pada instansi terkait, agar dapat menyampaikan keluhan warga kepada pihak pelaksana proyek, untuk melakukan penanggulangan, agar debu tidak terlalu menyebar.
,”cuaca memang sedang kemarau, air sulit, tapi kondisi begini, mau gak mau kami upayakan tetap siram, minimal depan rumah aja,” tambah Sugeng. (***)





